Setelah beberapa waktu lalu kita membahas bagaimana menghilangkan Windows Genuine Advantage. Kali ini kita akan membahas bagaimana mengembalikan regedit yang terdisable oleh mbah virus. Regedit adalah tempat database dan pengaturan konfigurasi dalam system OS dan semua pengaturan itu adalah berbentuk key . disinilah biasanya si mbah virus mulai menjalar dan merusak system. Baiklah kita tidak usah membahas terlalu dalam masalah regedit karena saya juag belum terlalu paham mengenai regedit dan untung ada mbah google :D
Bagaimana jika regedit tersebut terdisable, apakah bias dikembalikan ? tenang anda hanya perlu secangkir kopi untuk menemani.
1. Jalankan command prompt (start -> run -> cmd)
• lalu ketikkan perintah dibawah ini.reg delete HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System/v DisableRegistryTools
• setelah itu Ketika muncul konfirmasi, isikan: y
Ada juga cara lain, yaitu :
masuk ke gpedit.msc
pada panel sebelah kiri pilih user configuration->administrative templates -> system
setelah itu lihat pada panel sebelah kanan pilih/klik 2x prevent access to registry editing tools
lalu pilih disable
Untuk melihat apakah sudah kembali seperti semula tinggala jalankan saja regeditnya (start -> run -> cmd).
Jika anda tidak mau repot, cari Komputer dan di copy paste aja regedit exe. nya
Atau anda mendownload script berikut, cara pakainya gampang kok tinggal klik kanan dan klik install. Scriptntnya bias di download disini
Read More..
Rabu, 22 September 2010
Senin, 20 September 2010
Orang Bugis Mendahului Inggris ke Australia ?
Orang mengenal Australia adalah daerah koloni Inggris yang dirintis sejak tahun 1788 sebagai tempat pembuangan para narapidana dan pelacur. Tapi berdasar penelitian berbagai literatur menunjukkan bahwa orang orang Bugis telah berlayar ke Australia untuk mencari tripang sebelum penjelajah Eropa mencapai benua itu.
Hanya saja, orang Bugis (Sulawesi) tidak mengklaim dan tidak menjadikan penduduk asli Aborigin sebagai bawahannya. Berbeda dengan orang Inggris yang menguasai benua Kanguru tersebut.
Dalam sejarah Indonesia, orang Bugis terkenal dengan kapal Pinisi telah menjelajah perairan di nusantara hingga ke Madagaskar di Afrika pada abad ke- 2, abad ke-4 dan abad ke-10. Sedangkan pada masa Sriwijaya, orang Bugis juga berlayar hingga ke Australia dan Afrika lagi pada abad ke-17.
Orang menyebut Bugis pada waktu itu sebenarnya meliputi sub suku Konjo, Mandar, Bugis dan Makassar. Jenis kapal kayu pinisi telah mengambil peran penting dalam sejarah pelayaran Indonesia selama berabad-abad.
Pada awalnya, orang-orang Eropa tidak tertarik menjadikan Australia sebagai koloni mereka. Namun, belakangan Inggris merasa terpukul karena koloninya yang paling penting di benua Amerika memerdekakan diri pada tahun 1776 yaitu Amerika Serikat.
Inggrisi juga dipusingkan oleh sistem penjara mereka yang tak lagi mampu menampung para narapidana. Maka Australia pun mulai dilirik sebagai tanah yang menjanjikan bagi pembentukan koloni baru. Inggris kemudian memutuskan untuk mengirim para narapidana yang sudah tak bisa ditampung penjara-penjara Inggris ke Australia menjadi generasi awal yang membangun koloni di sana.
Dalam tulisan Alwi Alatas, doktor bidang sejarah di Universiti Islam Antarabangsa MalingSea yang dikutip hidayatullah, menjelaskan pembentukan koloni baru ini bermula pada Januari 1788.
Sejak tahun itu Inggris mengirim para narapidana ke Australia secara bertahap hingga pertengahan abad 19 telah terkirim 150.000 orang. Dua puluh persen dari jumlah ini merupakan kaum perempuan dan berprofesi sebagai pelacur.
Setelah perekonomian koloni mulai berkembang, para imigran bukan narapidana dari berbagai negara Eropa mulai berdatangan ke benua Australia. Walau begitu, para narapidanalah yang telah memulai sejarah Australia modern.
Orang-orang dan anak-anak keturunan narapidana dan pelacurlah yang menjadi generasi awal pembentuk masyarakat dan negara Australia yang kini telah maju. Sejak itu terbuka jalan bagi terbentuknya peradaban baru di dua benua yang sangat besar yaitu Amerika dan Australia.
sumber : kompasiana.com
Read More..
Hanya saja, orang Bugis (Sulawesi) tidak mengklaim dan tidak menjadikan penduduk asli Aborigin sebagai bawahannya. Berbeda dengan orang Inggris yang menguasai benua Kanguru tersebut.
Dalam sejarah Indonesia, orang Bugis terkenal dengan kapal Pinisi telah menjelajah perairan di nusantara hingga ke Madagaskar di Afrika pada abad ke- 2, abad ke-4 dan abad ke-10. Sedangkan pada masa Sriwijaya, orang Bugis juga berlayar hingga ke Australia dan Afrika lagi pada abad ke-17.
Orang menyebut Bugis pada waktu itu sebenarnya meliputi sub suku Konjo, Mandar, Bugis dan Makassar. Jenis kapal kayu pinisi telah mengambil peran penting dalam sejarah pelayaran Indonesia selama berabad-abad.
Pada awalnya, orang-orang Eropa tidak tertarik menjadikan Australia sebagai koloni mereka. Namun, belakangan Inggris merasa terpukul karena koloninya yang paling penting di benua Amerika memerdekakan diri pada tahun 1776 yaitu Amerika Serikat.
Inggrisi juga dipusingkan oleh sistem penjara mereka yang tak lagi mampu menampung para narapidana. Maka Australia pun mulai dilirik sebagai tanah yang menjanjikan bagi pembentukan koloni baru. Inggris kemudian memutuskan untuk mengirim para narapidana yang sudah tak bisa ditampung penjara-penjara Inggris ke Australia menjadi generasi awal yang membangun koloni di sana.
Dalam tulisan Alwi Alatas, doktor bidang sejarah di Universiti Islam Antarabangsa MalingSea yang dikutip hidayatullah, menjelaskan pembentukan koloni baru ini bermula pada Januari 1788.
Sejak tahun itu Inggris mengirim para narapidana ke Australia secara bertahap hingga pertengahan abad 19 telah terkirim 150.000 orang. Dua puluh persen dari jumlah ini merupakan kaum perempuan dan berprofesi sebagai pelacur.
Setelah perekonomian koloni mulai berkembang, para imigran bukan narapidana dari berbagai negara Eropa mulai berdatangan ke benua Australia. Walau begitu, para narapidanalah yang telah memulai sejarah Australia modern.
Orang-orang dan anak-anak keturunan narapidana dan pelacurlah yang menjadi generasi awal pembentuk masyarakat dan negara Australia yang kini telah maju. Sejak itu terbuka jalan bagi terbentuknya peradaban baru di dua benua yang sangat besar yaitu Amerika dan Australia.
sumber : kompasiana.com
Read More..
Sejarah Singkat Kabupaten Soppeng
I. ASAL MULA NAMA SOPPENG
Asal mula nama Soppeng sampai saat ini para pakar dan budayawan belum ada kesepakatan bahkan dalam sastra Bugis tertua I LA GALIGO telah tertulis nama Kerajaan Soppeng yang berbunyi:
II. PENGANGKATAN DATU PERTAMA KERAJAAN SOPPENG
Di dalam lontara tertulis bahwa jauh sebelum terbentuknya kerajaan Soppeng telah ada kekuasaan yang Mengatur jalannya Pemerintahan yang berdasarkan kesepakatan 60 pemuka masyarakat, hal ini dilihat dari jumlah Arung, Sullewatang, Paddanreng dan Pabbicara yang mempunyai daerah kekuasaan sendiri yang dikoordinir oleh LILI-LILI.
Namun suatu waktu terjadi suatu musim kemarau di sana sini timbul huru hara, kekacauan sehingga kemiskinan dan kemelaratan terjadi di mana-mana olehnya itu 60 pemuka masyarakat bersepakat untuk mengangkat seorang junjungan yang dapat mengatasi semua masalah tersebut.
Tampillah Arung Bila mengambil inisiatif mengadakan musyawarah besar yang dihadiri 30 orang matoa dari Soppeng Riaja dan 30 orang matoa dari Soppeng Rilau, sementara musyawarah berlangsung, tiba-tiba 2 (dua) ekor burung Kakatua memperebutkan setangkai padi, sehingga musyawarah terganggu dan Arung Bila memerintahkan untuk menghalau burung tersebut dan mengikuti kemana mereka terbang.
Burung Kakatua tersebut akhirya sampai di SEKKANYILI dan di tempat inilah ditemukan seorang berpakaian indah sementara duduk di atas batu, yang bergelar Manurungnge Ri Sekkanyili. Terjadilah mufakat dari 60 tokoh masyarakat untuk mengangkat Manurungnge Ri Sekkanyili atau LATEMMAMALA sebagai pemimpin yang diikuti dengan IKRAR. Ikrar tersebut terjadi antara LATEMMAMALA dengan rakyat Soppeng.
Demikianlah komitmen yang lahir antara LATEMMAMALA dengan rakyat Soppeng, dan saat itulah LATEMMAMALA menerima pengangkatan dengan gelar DATU SOPPENG, sekaligus sebagai awal terbentuknya Kerajaan Soppeng, dengan mengangkat sumpah di atas batu yang diberi nama LAMUNG PATUE, sambil memegang segenggam padi dengan mengucapkan kalimat yang artinya :
Isi padi tak akan masuk melalui kerongkongan saya bila berlaku curang dalam melakukan pemerintahan selaku Datu Soppeng.
III. PERUMUSAN HARI JADI SOPPENG
Soppeng memiliki sejarah cemerlang di masa lalu, dengan memperhatikan berbagai masukan agar penetapan Hari Jadi Soppeng, diadakan seminar karena kurang tepat bila dihitung dari saat dimulainya pelaksanaan Undang-Undang Darurat Nomor 4 Tahun 1957, sebab jauh sebelum diadakan lontara, Soppeng telah mengenal sistem pemerintahan yang demokratis di bawah kepemimpinan Raja atau Datu.
Maka dilaksanakanlah Seminar Sehari pada tanggal 11 Maret 2000 yang dihadiri oleh para pakar, budayawan, seniman, ahli sejarah, tokoh masyarakat, alim ulama, generasi muda, dan LSM, di mana disepakati bahwa Hari Jadi Soppeng dimulai sejak Pemerintahan TO MANURUNGNGE RI SEKKANYILI atau LATEMMAMALA tahun 1261, berdasarkan perhitungan dengan menggunakan BACKWARD COUNTING, dan mengusulkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Soppeng untuk dibahas dalam rapat Paripurna dan mengesahkan untuk dijadikan dalam suatu Peraturan Daerah tentang Hari Jadi Soppeng.
IV. PENETAPAN HARI JADI SOPPENG
Dari hasil rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Soppeng tanggal 12 Maret 2001, telah menetapkan dan mengesahkan suatu Peraturan Daerah Kabupaten Soppeng Nomor 09 Tahun 2001, tanggal 12 Maret 2001, bahwa Hari Jadi Soppeng jatuh pada tanggal 23 Maret 1261.
Ringkasan arti dan pemakaian Hari Jadi Soppeng yakni angka 2 dan 3, karena angka tersebut mempunyai makna sejarah dan filosofi sebagai berikut:
Angka 2 menunjukkan:
Dua Kedatuan yakni Soppeng Rilau dan Soppeng Riaja.
Dua Tomanurung yaitu TOMANURUNG RI SEKKANYILI dan TOMANURUNG RI GOARIE.
Dua Cakkelle/Burung Kakatua yang memperebutkan setangkai padi, yang merupakan petunjuk para matoa yang bermusyawarah mengatasi krisis kelaparan, akhirnya menemukan Tomanurung Ri Sekkanyili.
Dua pegangan hidup yaitu kejujuran dan keadilan.
Dua hal yang tidak bisa dihindari yaitu nasib dan takdir.
Dua tanranna namaraja tanaE:
- Seorang pemimpin harus jujur dan pintar.
- Masyarakat hidup aman, tentram dan damai.
Angka 3 menunjukkan:
Adanya Perjanjian 3 Kerajaan yaitu: Bone, Soppeng dan Wajo yang dikenal dengan Tellu PoccoE.
Dua Taring Tellu menunjukkan tempat bertumpu yang sangat kuat dan stabil.
TELLU RIALA SAPPO, yaitu TAUE RI DEWATAE, TAUE RI WATAKALE, TAUE RI PADATTA RUPA TAU.
TELLU EWANGENNA LEMPUE, yaitu kejujuran, kebenaran dan keteguhan.
Angka DUA TELLU bermakna:
DUA TELLU bermakna antara lain murah rizki.
- Dua Temmassarang, artinya Allah dan hamba tidak pernah berpisah.
- Tellu Temmalaiseng, artinya Allah, Malaikat dan Hamba selalu bersama-sama.
Tellu Dua Macciranreng, Tellu-tellu Tea Pettu, bermakna berpintal dua sangat rapuh, berpintal tiga tidak akan putus.
- Mattulu Parajo dua siranreng tempettu siranreng.
- Marutte Parojo, Mattulu Tellu Tempettu silariang. Bermakna: tidak saling membohongi, nanti akan putus jika putus bersama.
Dipilihnya bulan tiga atau Maret karena:
Bulan terbentuknya Kabupaten Soppeng.
Bulan pelaksanaan Seminar Hari Jadi Soppeng.
Dipilihnya bulan tiga atau Maret karena:
Bulan terbentuknya Kabupaten Soppeng.
Bulan pelaksanaan Seminar Hari Jadi Soppeng.
Dipilihnya tahun 1261 adalah menggunakan BACKWARD COUNTING, yaitu Pemerintahan Datu Soppeng pertama TAU MANURUNGNGE RI SEKKANYILI atau LATEMMAMALA pada tahun 1261. Sehingga dengan demikian Hari Jadi Soppeng ditetapkan pada tanggal 23 Maret 1261.
V. PERJALANAN PEMERINTAHAN SWAPRAJA DAN SWATANTRA KABUPATEN SOPPENG
Perjalanan Sejarah dari tahun ke tahun, sampai pada saat ditetapkannya Undang-Undang No. 29 Tahun 1959, tentang Pembentukan Daerah-Daerah Tingkat II, di Sulawesi, semasa itu pula Daerah Swapraja Soppeng berubah status menjadi Daerah Tingkat II dengan ibukota Watansoppeng, yang kini telah mengalami 43 (empat puluh tiga) kali pergantian Nahkoda, masing-masing
sumber : http://www.soppengkab.go.id
Read More..
Asal mula nama Soppeng sampai saat ini para pakar dan budayawan belum ada kesepakatan bahkan dalam sastra Bugis tertua I LA GALIGO telah tertulis nama Kerajaan Soppeng yang berbunyi:
IYYANAE SURE PUADA ADAENGNGI TANAE RI SOPPENG, NAWALAINNA SEWO - GATTARENG, NONI MABBANUA TAUWE RI SOPPENG, NAIYYA TAU SOPPENG RIAJA, IYYA TAU GATTARENGNGE IYYANARO RIASENG TAU SOPPENG RILAU.Berdasarkan naskah lontara tersebut di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa penduduk tanah Soppeng mulanya datang dari dua tempat yaitu Sewo dan Gattareng.
II. PENGANGKATAN DATU PERTAMA KERAJAAN SOPPENG
Di dalam lontara tertulis bahwa jauh sebelum terbentuknya kerajaan Soppeng telah ada kekuasaan yang Mengatur jalannya Pemerintahan yang berdasarkan kesepakatan 60 pemuka masyarakat, hal ini dilihat dari jumlah Arung, Sullewatang, Paddanreng dan Pabbicara yang mempunyai daerah kekuasaan sendiri yang dikoordinir oleh LILI-LILI.
Namun suatu waktu terjadi suatu musim kemarau di sana sini timbul huru hara, kekacauan sehingga kemiskinan dan kemelaratan terjadi di mana-mana olehnya itu 60 pemuka masyarakat bersepakat untuk mengangkat seorang junjungan yang dapat mengatasi semua masalah tersebut.
Tampillah Arung Bila mengambil inisiatif mengadakan musyawarah besar yang dihadiri 30 orang matoa dari Soppeng Riaja dan 30 orang matoa dari Soppeng Rilau, sementara musyawarah berlangsung, tiba-tiba 2 (dua) ekor burung Kakatua memperebutkan setangkai padi, sehingga musyawarah terganggu dan Arung Bila memerintahkan untuk menghalau burung tersebut dan mengikuti kemana mereka terbang.
Burung Kakatua tersebut akhirya sampai di SEKKANYILI dan di tempat inilah ditemukan seorang berpakaian indah sementara duduk di atas batu, yang bergelar Manurungnge Ri Sekkanyili. Terjadilah mufakat dari 60 tokoh masyarakat untuk mengangkat Manurungnge Ri Sekkanyili atau LATEMMAMALA sebagai pemimpin yang diikuti dengan IKRAR. Ikrar tersebut terjadi antara LATEMMAMALA dengan rakyat Soppeng.
Demikianlah komitmen yang lahir antara LATEMMAMALA dengan rakyat Soppeng, dan saat itulah LATEMMAMALA menerima pengangkatan dengan gelar DATU SOPPENG, sekaligus sebagai awal terbentuknya Kerajaan Soppeng, dengan mengangkat sumpah di atas batu yang diberi nama LAMUNG PATUE, sambil memegang segenggam padi dengan mengucapkan kalimat yang artinya :
Isi padi tak akan masuk melalui kerongkongan saya bila berlaku curang dalam melakukan pemerintahan selaku Datu Soppeng.
III. PERUMUSAN HARI JADI SOPPENG
Soppeng memiliki sejarah cemerlang di masa lalu, dengan memperhatikan berbagai masukan agar penetapan Hari Jadi Soppeng, diadakan seminar karena kurang tepat bila dihitung dari saat dimulainya pelaksanaan Undang-Undang Darurat Nomor 4 Tahun 1957, sebab jauh sebelum diadakan lontara, Soppeng telah mengenal sistem pemerintahan yang demokratis di bawah kepemimpinan Raja atau Datu.
Maka dilaksanakanlah Seminar Sehari pada tanggal 11 Maret 2000 yang dihadiri oleh para pakar, budayawan, seniman, ahli sejarah, tokoh masyarakat, alim ulama, generasi muda, dan LSM, di mana disepakati bahwa Hari Jadi Soppeng dimulai sejak Pemerintahan TO MANURUNGNGE RI SEKKANYILI atau LATEMMAMALA tahun 1261, berdasarkan perhitungan dengan menggunakan BACKWARD COUNTING, dan mengusulkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Soppeng untuk dibahas dalam rapat Paripurna dan mengesahkan untuk dijadikan dalam suatu Peraturan Daerah tentang Hari Jadi Soppeng.
IV. PENETAPAN HARI JADI SOPPENG
Dari hasil rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Soppeng tanggal 12 Maret 2001, telah menetapkan dan mengesahkan suatu Peraturan Daerah Kabupaten Soppeng Nomor 09 Tahun 2001, tanggal 12 Maret 2001, bahwa Hari Jadi Soppeng jatuh pada tanggal 23 Maret 1261.
Ringkasan arti dan pemakaian Hari Jadi Soppeng yakni angka 2 dan 3, karena angka tersebut mempunyai makna sejarah dan filosofi sebagai berikut:
Angka 2 menunjukkan:
Dua Kedatuan yakni Soppeng Rilau dan Soppeng Riaja.
Dua Tomanurung yaitu TOMANURUNG RI SEKKANYILI dan TOMANURUNG RI GOARIE.
Dua Cakkelle/Burung Kakatua yang memperebutkan setangkai padi, yang merupakan petunjuk para matoa yang bermusyawarah mengatasi krisis kelaparan, akhirnya menemukan Tomanurung Ri Sekkanyili.
Dua pegangan hidup yaitu kejujuran dan keadilan.
Dua hal yang tidak bisa dihindari yaitu nasib dan takdir.
Dua tanranna namaraja tanaE:
- Seorang pemimpin harus jujur dan pintar.
- Masyarakat hidup aman, tentram dan damai.
Angka 3 menunjukkan:
Adanya Perjanjian 3 Kerajaan yaitu: Bone, Soppeng dan Wajo yang dikenal dengan Tellu PoccoE.
Dua Taring Tellu menunjukkan tempat bertumpu yang sangat kuat dan stabil.
TELLU RIALA SAPPO, yaitu TAUE RI DEWATAE, TAUE RI WATAKALE, TAUE RI PADATTA RUPA TAU.
TELLU EWANGENNA LEMPUE, yaitu kejujuran, kebenaran dan keteguhan.
Angka DUA TELLU bermakna:
DUA TELLU bermakna antara lain murah rizki.
- Dua Temmassarang, artinya Allah dan hamba tidak pernah berpisah.
- Tellu Temmalaiseng, artinya Allah, Malaikat dan Hamba selalu bersama-sama.
Tellu Dua Macciranreng, Tellu-tellu Tea Pettu, bermakna berpintal dua sangat rapuh, berpintal tiga tidak akan putus.
- Mattulu Parajo dua siranreng tempettu siranreng.
- Marutte Parojo, Mattulu Tellu Tempettu silariang. Bermakna: tidak saling membohongi, nanti akan putus jika putus bersama.
Dipilihnya bulan tiga atau Maret karena:
Bulan terbentuknya Kabupaten Soppeng.
Bulan pelaksanaan Seminar Hari Jadi Soppeng.
Dipilihnya bulan tiga atau Maret karena:
Bulan terbentuknya Kabupaten Soppeng.
Bulan pelaksanaan Seminar Hari Jadi Soppeng.
Dipilihnya tahun 1261 adalah menggunakan BACKWARD COUNTING, yaitu Pemerintahan Datu Soppeng pertama TAU MANURUNGNGE RI SEKKANYILI atau LATEMMAMALA pada tahun 1261. Sehingga dengan demikian Hari Jadi Soppeng ditetapkan pada tanggal 23 Maret 1261.
V. PERJALANAN PEMERINTAHAN SWAPRAJA DAN SWATANTRA KABUPATEN SOPPENG
Perjalanan Sejarah dari tahun ke tahun, sampai pada saat ditetapkannya Undang-Undang No. 29 Tahun 1959, tentang Pembentukan Daerah-Daerah Tingkat II, di Sulawesi, semasa itu pula Daerah Swapraja Soppeng berubah status menjadi Daerah Tingkat II dengan ibukota Watansoppeng, yang kini telah mengalami 43 (empat puluh tiga) kali pergantian Nahkoda, masing-masing
sumber : http://www.soppengkab.go.id
Read More..
Mengilangkan Peringatan Windows Genuine Advantage (WGA)
Apakah Komputer atau notebook anda menngunakan Windows asli bajakan ? kalau windos yang anda gunakan bajakan maka jangan sekali-kali melakukan update windows karena Komputer anda akan dideteksi oleh pihak micrsoft dengan cara memunculkan Windows Genuine Advance (WGA) di sebelah kanan bawah dan hal itu sangat mengganggu. Bahkan pada awal menhidupkan computer kita akan disodori berbagai macam peringatan untuk mengaktivasi windows kita ke windows asli.
Disini saya hanya berbagi pengalaman dengan semuanya, karena pada awal-awal saya belajar computer saya pernah mengalaminya juga tapi karena ada si mbah google makanya saya bisa mengatasi masalah tersebut.
Caranya gini :
• Buka Task Manager dengan menekan “Ctrl+Alt+Del”
• Matikan proses yang bernama “wgatray.exe”
• Restart computer dan masuklah ke dalam Safe Mode (biasanya dengan menekan tombol F8)
• Pada Safe Mode, buka registry editor dengan cara klik Start \\ Run. Ketik “regedit” kemudian ENTER
• Pada regedit, carilah: HKEY_LOCAL_MACHINE \\ SOFTWARE \\ Microsoft \\ windowsNT \\ CurrentVersion \\ Winlogon \\ Notify
• Kemudian hapus folder/directory “WGALOGON”
• Restart kembali komputer seperti biasa
Seharusnya peringatan Windows Genuine Advantage (WGA) di komputer anda telah hilang. Selamat mencoba.
Read More..
Disini saya hanya berbagi pengalaman dengan semuanya, karena pada awal-awal saya belajar computer saya pernah mengalaminya juga tapi karena ada si mbah google makanya saya bisa mengatasi masalah tersebut.
Caranya gini :
• Buka Task Manager dengan menekan “Ctrl+Alt+Del”
• Matikan proses yang bernama “wgatray.exe”
• Restart computer dan masuklah ke dalam Safe Mode (biasanya dengan menekan tombol F8)
• Pada Safe Mode, buka registry editor dengan cara klik Start \\ Run. Ketik “regedit” kemudian ENTER
• Pada regedit, carilah: HKEY_LOCAL_MACHINE \\ SOFTWARE \\ Microsoft \\ windowsNT \\ CurrentVersion \\ Winlogon \\ Notify
• Kemudian hapus folder/directory “WGALOGON”
• Restart kembali komputer seperti biasa
Seharusnya peringatan Windows Genuine Advantage (WGA) di komputer anda telah hilang. Selamat mencoba.
Read More..
Minggu, 19 September 2010
Tips Hentikan Cegukan
apa anda pernah mengalami cegukan abis selesai makan ? pastinya sangat mengesalkan jika saat selesai makan kita mengalaminya apalagi dihadapan orang yang sangat kita hormati.
Dari mana sebenarnya cegukan itu bisa muncul. Biasanya cegukan terjadi ketika seseorang baru selesai makan. Ini akibat diafragma di kerongkongan yang berkedut tanpa dikehendaki.
berikut ada beberapa tips yang mungkin berguna bila kita terkena cegukan.
1. Tahan nafas Anda selama 15 detik. Setelah itu lepaskan secara perlahan. Ini bisa mujarab untuk mengobati cegukan.
2. Jika cegukan belum juga mereda, minum 10 teguk air putih pelan-pelan. Lakukan sambil menahan nafas. Ini ditujukan untuk menetralisasi diafragma di kerongkongan Anda.
3. Cara ketiga Anda bisa menggunakan kantung kertas dan bernafas dengan itu. Jika tak juga berhasil sebaiknya Anda bersabar. Cegukan jangan dirasa-rasa. Tanpa Anda sadari cegukan akan hilang begitu saja. Intinya jangan panik dulu ya :)
Read More..
Dari mana sebenarnya cegukan itu bisa muncul. Biasanya cegukan terjadi ketika seseorang baru selesai makan. Ini akibat diafragma di kerongkongan yang berkedut tanpa dikehendaki.
berikut ada beberapa tips yang mungkin berguna bila kita terkena cegukan.
1. Tahan nafas Anda selama 15 detik. Setelah itu lepaskan secara perlahan. Ini bisa mujarab untuk mengobati cegukan.
2. Jika cegukan belum juga mereda, minum 10 teguk air putih pelan-pelan. Lakukan sambil menahan nafas. Ini ditujukan untuk menetralisasi diafragma di kerongkongan Anda.
3. Cara ketiga Anda bisa menggunakan kantung kertas dan bernafas dengan itu. Jika tak juga berhasil sebaiknya Anda bersabar. Cegukan jangan dirasa-rasa. Tanpa Anda sadari cegukan akan hilang begitu saja. Intinya jangan panik dulu ya :)
Read More..
Sabtu, 18 September 2010
Kota Kalong
Kalong ya itulah kata yang populer di masyarakat kota soppeng dalam menyebut hewan tersebut. Kalong (fanning) atau Kelelawar dalam bahasa indonesianya. Kenapa saya membahas lagi masalah ini padahal telah banyak blog atau tulisan mengenai kalong ini sendiri tapi saya beranggapan bahwa semakin banyak yang menulis atau membahasnya maka semakin populer pula kota soppeng dan itulah tujuan dari saya mengangkat kembali masalah ini.
Menyebut namanya saja pasti masyarakat di sulawesi selatan dan kota soppeng pada khususnya telah mengetahui nama kota yang dituju. Ya itulah kota watansoppeng yang biasa dikenal sebagai kota kalong. Soppeng sepertinya telah menjadi surga atau tempat tinggal kalong.
Dulu waktu saya masih sekolah ketika berangkat sekolah pagi-pagi kita pasti akan disambut oleh para kalong yang telah kembali dari hasil berburu makanan pada malam harinya. Ratusan bahkan bisa ribuan kalong menyelimuti kota soppeng,mereka bertengger di pohon asam tapi anehnya pohon itu tidak mati bahkan awet. Kalau pulang dari sekolah pas lewat dibawah pohon asam kita bisa melihat kotoran dari kalong tersebut,bagi orang yang belum terbiasa mereka pasti akan jijik melihatnya karena bau dari kalong sangtalah tidak bersahabat tapi bagi kita penduduk soppeng sudah terbiasa dengan keadaan tersebut.
Bagi masyarakat soppeng kalong dianggap sebagai keramat yang tidak boleh diganggu keberadaanya, menangkapnya saja kita bisa terkena Perda karena hewan ini adlaah hewan yang dilindungi, kita perlu meminta izin dari pemerintah kalau mau menangkap hewan ini meski itu dilakukan untuk pengobatan.
Ada sebuah mitos yang berkembang di masyarakat soppeng bahwa ketika kalong itu pergi maka sebuah bencana akan menimpa kota soppeng dan itu pernah terbukti ketika awal tahun 90-an pohon asam tempat bertenggernya kalong ditebang oleh pemerintah dengan alasan akan dibangun sebuah kantor pemerintah maka alhasil kalong itupun pergi meninggalkan kota soppeng. Tak lama setelah itu pasar sentral soppeng terbakar, air di Pemandian Ompo lenyap atau surut padahal air di Ompo tidak pernah kering. Kisah dari pemandian ompo ini akan saya tulis dalam kesempatan lain. Itu hanyalah sebagian kecil peristiwa yang menghubungkan kota soppeng dengan kota kalong. Bahkan untuk memanggilnya kembali ke soppeng dilakukan semacam upacara adat.
Adalagi sebuah mitos yang berkembang bahwa jika orang luar terkena kotoran (tai) dari kalong itu maka orang itu akan berjodoh dengan orang soppeng.
Saya pernah berpikir kalau seandainya batman hidup di soppeng mungkin dia bakalan banyak teman..hehehehhe
Read More..

